<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Ulasan Nasehat untuk Wanita Karir</title>
	<atom:link href="http://ekonomisyariat.com/soal-jawab/ulasan-nasehat-untuk-wanita-karir.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekonomisyariat.com/soal-jawab/ulasan-nasehat-untuk-wanita-karir.html</link>
	<description>Meniti Syariat Kembangkan Ekonomi Umat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Aug 2010 12:38:26 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: nita</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/soal-jawab/ulasan-nasehat-untuk-wanita-karir.html/comment-page-1#comment-118</link>
		<dc:creator>nita</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 05:57:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomisyariat.com/?p=204#comment-118</guid>
		<description>semua wanita tdk ada yg mau meninggalkan anak,bercapai capai di jalan menuju kantor.lalu harus bagaimana apabila suami hanya bisa memenuhi setengah dari keb keluarga,sdgkan pekerjaan yg ada adalah mis:sekretaris seorang pria yg ada kalanya hanya berdua di ruangan bos..jaman sekarang tdk ada baitul mal yg membantu bahkan orang tua hrs kita yg menanggung..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semua wanita tdk ada yg mau meninggalkan anak,bercapai capai di jalan menuju kantor.lalu harus bagaimana apabila suami hanya bisa memenuhi setengah dari keb keluarga,sdgkan pekerjaan yg ada adalah mis:sekretaris seorang pria yg ada kalanya hanya berdua di ruangan bos..jaman sekarang tdk ada baitul mal yg membantu bahkan orang tua hrs kita yg menanggung..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu'azzamHafidin</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/soal-jawab/ulasan-nasehat-untuk-wanita-karir.html/comment-page-1#comment-82</link>
		<dc:creator>abu'azzamHafidin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 12:25:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomisyariat.com/?p=204#comment-82</guid>
		<description>alhamdulillah .... dapat membuka cakrawala keislaman. jazakalloh. klu bisa ana minta jd langganan artikel</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>alhamdulillah &#8230;. dapat membuka cakrawala keislaman. jazakalloh. klu bisa ana minta jd langganan artikel</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rima</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/soal-jawab/ulasan-nasehat-untuk-wanita-karir.html/comment-page-1#comment-69</link>
		<dc:creator>rima</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 09:35:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomisyariat.com/?p=204#comment-69</guid>
		<description>stuju bgt! mskipun dunia ni dah berubah lebih maju tpi tetep kmajuan yang trjdi krna kmajuan ibu dalam mengasuh. jdi seorang wanita hendaklah memiliki pekerjaan yang tidak melepaskan dirinya dari kodrat wanita. itu menurut saya!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>stuju bgt! mskipun dunia ni dah berubah lebih maju tpi tetep kmajuan yang trjdi krna kmajuan ibu dalam mengasuh. jdi seorang wanita hendaklah memiliki pekerjaan yang tidak melepaskan dirinya dari kodrat wanita. itu menurut saya!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Husnul Yaqin Arba'in</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/soal-jawab/ulasan-nasehat-untuk-wanita-karir.html/comment-page-1#comment-68</link>
		<dc:creator>Husnul Yaqin Arba'in</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 07:04:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekonomisyariat.com/?p=204#comment-68</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.

Alhamdulillah,dengan hadirnya situs www.ekonomisyariat.com, khasanah pustaka Islam melalui dunia maya semakin hari semakin bertambah dan semarak. Semoga dengan fenomena ini, kaum Muslimin mendapatkan informasi-informasi tentang ke-Islaman sesuai dengan pemahaman yang benar dan bersumber dari sumber-sumber yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai rujukan dari segala sisi sehingga amanah ilmiyah yang disampaikan tetap terjaga.

Selanjutnya, melalui rubrik ini tanpa mengurangi niat tulus dan baik penulis al-Ustadz Yusuf Iskandar, yang sengaja mengangkat tema &quot;Seputar Wanita Karir&quot;, kami hanya ingin mengklarifikasi dan mencari  informasi yang sebenarnya. 

Karena setelah kami cek sumber no. 1 yang sengaja dijadikan rujukan oleh penulis, ternyata sumber tersebut sebenarnya telah dimuat disebuah situs Islam dan diterbitkan oleh sebuah buletin Islam dalam bentuk naskah yang diterjemahkan dari kitab aslinya oleh Ust. Abu Hafshoh, Lc [Alumni Madinah] dari kitab aslinya, dan kami memperhatikan dua sumber rujukan tersebut atau salah satunya, ternyata tidak ditulis secara lengkap oleh penulis. 

Dan sekiranya dua sumber tersebut, ditulis utk melengkapi keterangan sumber no. 1 tentu akan lebih baik dan amanah ilmiyah tersebut dapat tetap terjaga, sehingga para pembaca dapat merujuk kepada sumber aslinya sebagaimana hal ini penulis lakukan ketika menyebutkan sumber no. 2 secara lengkap.

Demikian, curahan hati dan klarifikasi yang ingin kami sampaikan. Kurang dan lebihnya kami mohon ma&#039;af. Semoga usaha yang mulia yang telah dikerahkan oleh segenap kru redaksi situs ini, menjadi timbangan amal baik pada hari Pembalasan kelak, di saat tidak tidak ada manfa&#039;at harta dan anak keturunan seseorang, kecuali orang yang menjumpai Allah Ta&#039;ala dengan hati yang salim. Amin Ya Rabbal &#039;alamin.

Atas perhatian, kami haturkan jazamullaahu khaira. Smoga bermanfaat.

Wassalamu&#039;alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.

Jakarta, 11 Maret 2010
Husnul Yaqin Arba&#039;in.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.</p>
<p>Alhamdulillah,dengan hadirnya situs <a href="http://www.ekonomisyariat.com" rel="nofollow">http://www.ekonomisyariat.com</a>, khasanah pustaka Islam melalui dunia maya semakin hari semakin bertambah dan semarak. Semoga dengan fenomena ini, kaum Muslimin mendapatkan informasi-informasi tentang ke-Islaman sesuai dengan pemahaman yang benar dan bersumber dari sumber-sumber yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai rujukan dari segala sisi sehingga amanah ilmiyah yang disampaikan tetap terjaga.</p>
<p>Selanjutnya, melalui rubrik ini tanpa mengurangi niat tulus dan baik penulis al-Ustadz Yusuf Iskandar, yang sengaja mengangkat tema &#8220;Seputar Wanita Karir&#8221;, kami hanya ingin mengklarifikasi dan mencari  informasi yang sebenarnya. </p>
<p>Karena setelah kami cek sumber no. 1 yang sengaja dijadikan rujukan oleh penulis, ternyata sumber tersebut sebenarnya telah dimuat disebuah situs Islam dan diterbitkan oleh sebuah buletin Islam dalam bentuk naskah yang diterjemahkan dari kitab aslinya oleh Ust. Abu Hafshoh, Lc [Alumni Madinah] dari kitab aslinya, dan kami memperhatikan dua sumber rujukan tersebut atau salah satunya, ternyata tidak ditulis secara lengkap oleh penulis. </p>
<p>Dan sekiranya dua sumber tersebut, ditulis utk melengkapi keterangan sumber no. 1 tentu akan lebih baik dan amanah ilmiyah tersebut dapat tetap terjaga, sehingga para pembaca dapat merujuk kepada sumber aslinya sebagaimana hal ini penulis lakukan ketika menyebutkan sumber no. 2 secara lengkap.</p>
<p>Demikian, curahan hati dan klarifikasi yang ingin kami sampaikan. Kurang dan lebihnya kami mohon ma&#8217;af. Semoga usaha yang mulia yang telah dikerahkan oleh segenap kru redaksi situs ini, menjadi timbangan amal baik pada hari Pembalasan kelak, di saat tidak tidak ada manfa&#8217;at harta dan anak keturunan seseorang, kecuali orang yang menjumpai Allah Ta&#8217;ala dengan hati yang salim. Amin Ya Rabbal &#8216;alamin.</p>
<p>Atas perhatian, kami haturkan jazamullaahu khaira. Smoga bermanfaat.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.</p>
<p>Jakarta, 11 Maret 2010<br />
Husnul Yaqin Arba&#8217;in.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
