<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Menyoal Asuransi Dalam Islam</title>
	<atom:link href="http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/menyoal-asuransi-dalam-islam.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/menyoal-asuransi-dalam-islam.html</link>
	<description>Meniti Syariat Kembangkan Ekonomi Umat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jul 2010 18:27:45 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: koro</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/menyoal-asuransi-dalam-islam.html/comment-page-1#comment-95</link>
		<dc:creator>koro</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 09:40:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=9#comment-95</guid>
		<description>saya juga sudah ikutan.. tapi kalau sudah tahu, penginnya berhenti aja
tapi kalau memang asuransi jenis unit link yang ada risikonya, tetapi diharamkan oleh islam, mau tidak mau harus keluar dari asuransi tersebut.
walaupun uang yang disetor sudah lebih dari 100 juta atau 1 milyar rupiah.

dari pada makan uang haram, tidak ada yang kuat di akhirat makan api kan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya juga sudah ikutan.. tapi kalau sudah tahu, penginnya berhenti aja<br />
tapi kalau memang asuransi jenis unit link yang ada risikonya, tetapi diharamkan oleh islam, mau tidak mau harus keluar dari asuransi tersebut.<br />
walaupun uang yang disetor sudah lebih dari 100 juta atau 1 milyar rupiah.</p>
<p>dari pada makan uang haram, tidak ada yang kuat di akhirat makan api kan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sri yamini</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/menyoal-asuransi-dalam-islam.html/comment-page-1#comment-79</link>
		<dc:creator>Sri yamini</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 01:08:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=9#comment-79</guid>
		<description>Ass ustd mau tanya sy ditawari bisnis online sistem semua member mendpt penghslan sama dr 250 ribu menjadi .10jt.jk terjadi 100 member diambil 6 member utk mendpt .bergilir sesuai no aktifasi.bagaimana hukumnya halal apa haram.termasuk bisnis/dana hibah.boleh ikut tdk.sy ingin ikut krn tdk ad member yg dirugikan.mohon penjls.wsl</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass ustd mau tanya sy ditawari bisnis online sistem semua member mendpt penghslan sama dr 250 ribu menjadi .10jt.jk terjadi 100 member diambil 6 member utk mendpt .bergilir sesuai no aktifasi.bagaimana hukumnya halal apa haram.termasuk bisnis/dana hibah.boleh ikut tdk.sy ingin ikut krn tdk ad member yg dirugikan.mohon penjls.wsl</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agoest</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/menyoal-asuransi-dalam-islam.html/comment-page-1#comment-72</link>
		<dc:creator>agoest</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 05:13:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=9#comment-72</guid>
		<description>assalamualikum,
pak ustad saya mau tanya,bagaimana kalo kita sudah menjadi nasabah salah satu perusahaan asuransi yang ada,dimana dalam asuransi itu ada investasinya (unit link),jika kita hitung dari awal kita ikut,nilai investasi tsb sangat kecil dibandingkan premi yang telah kita bayarkan selama ini,yang mau saya tanyakan apakah saya wajib keluar dari asuransi tsb,namun jika kita liat kerugian kita cukup banyak.....
kita butuh pentunjuk,apa yang harus saya laukan,dan model investasi yang bagaimana yg baik menurut syariat.....selama ini saya masih terus berpikir...namun belum memutuskan apa harus berhenti atau terus membayar premi tsb sampai dengan hasil investasi tersebut sama dengan premi yang kami bayarkan selama ini 

Terima Kasih pak Ustadz atas penjelasannya sebelumnya

Wassalamualaikum,wr,wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualikum,<br />
pak ustad saya mau tanya,bagaimana kalo kita sudah menjadi nasabah salah satu perusahaan asuransi yang ada,dimana dalam asuransi itu ada investasinya (unit link),jika kita hitung dari awal kita ikut,nilai investasi tsb sangat kecil dibandingkan premi yang telah kita bayarkan selama ini,yang mau saya tanyakan apakah saya wajib keluar dari asuransi tsb,namun jika kita liat kerugian kita cukup banyak&#8230;..<br />
kita butuh pentunjuk,apa yang harus saya laukan,dan model investasi yang bagaimana yg baik menurut syariat&#8230;..selama ini saya masih terus berpikir&#8230;namun belum memutuskan apa harus berhenti atau terus membayar premi tsb sampai dengan hasil investasi tersebut sama dengan premi yang kami bayarkan selama ini </p>
<p>Terima Kasih pak Ustadz atas penjelasannya sebelumnya</p>
<p>Wassalamualaikum,wr,wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Adhom</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/menyoal-asuransi-dalam-islam.html/comment-page-1#comment-6</link>
		<dc:creator>Adhom</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 05:24:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=9#comment-6</guid>
		<description>Klo PT. Asuransi Takaful Indonesia itu termasuk At-Ta&#039;miin At-Ta&#039;aawuniy atau bukan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Klo PT. Asuransi Takaful Indonesia itu termasuk At-Ta&#8217;miin At-Ta&#8217;aawuniy atau bukan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
