<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengenal Jual Beli Murabahah</title>
	<atom:link href="http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html</link>
	<description>Meniti Syariat Kembangkan Ekonomi Umat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 May 2011 09:24:56 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: habib ritonga</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/comment-page-1#comment-205</link>
		<dc:creator>habib ritonga</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2011 11:02:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=86#comment-205</guid>
		<description>aslmkm.,,pak ustadz, bagaimana hukumnya bila, misalnya kita membeli 25.000,- sedangkan kita jual 100.000,-. YanG SAYA KETAHUI keuntungan paling tinggi cuma dua kali lipat dari harga awal.

sedangkan kasus diatas kita lihat, sudah 4 kali lipat. Apakah itu boleh???

Misalnya,saya membeli batik d jogja seperti Harga diatas sedangkan kemudian saya jual di sumatra(medan). Karena gak ada batik disana maka mereka dengan senang hati membelinya???.,,,Boleh gak pak??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aslmkm.,,pak ustadz, bagaimana hukumnya bila, misalnya kita membeli 25.000,- sedangkan kita jual 100.000,-. YanG SAYA KETAHUI keuntungan paling tinggi cuma dua kali lipat dari harga awal.</p>
<p>sedangkan kasus diatas kita lihat, sudah 4 kali lipat. Apakah itu boleh???</p>
<p>Misalnya,saya membeli batik d jogja seperti Harga diatas sedangkan kemudian saya jual di sumatra(medan). Karena gak ada batik disana maka mereka dengan senang hati membelinya???.,,,Boleh gak pak??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: umi</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/comment-page-1#comment-190</link>
		<dc:creator>umi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 03:11:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=86#comment-190</guid>
		<description>assalamualaikum
mohon izin share :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum<br />
mohon izin share :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Deni Hidayat</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/comment-page-1#comment-189</link>
		<dc:creator>Deni Hidayat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2011 15:18:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=86#comment-189</guid>
		<description>Ass. Wr. Wb. 
Ustadz saya sedang bisnis diinternet. Barang yang diperjualbelikan adalah software yang dapat menghasilkan uang, karena para pengguna internet mengunjungi situs kami. Dalam hal ini saya bertindak sebagai reseller software tersbut, bagaimana hukumnya Ustadz? Terima kasih atas jawabannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. Wr. Wb.<br />
Ustadz saya sedang bisnis diinternet. Barang yang diperjualbelikan adalah software yang dapat menghasilkan uang, karena para pengguna internet mengunjungi situs kami. Dalam hal ini saya bertindak sebagai reseller software tersbut, bagaimana hukumnya Ustadz? Terima kasih atas jawabannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: khotmi</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/comment-page-1#comment-187</link>
		<dc:creator>khotmi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 16:16:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=86#comment-187</guid>
		<description>Assalamu’alaikum Ustadz
sy blm memahami transaksi murabahah yg terjadi selama ini, murabahah merupakan transaksi jual beli, sebagaimana sy membaca dibuku alur transaksix pada sebuah bank, nasabah ingin memiliki suatu barang yg diliriknya dari pihak ke tiga(pengusaha), lalu nasabah memesannya melalui bank dan   pihak ketiga akan mengantarkannya ke nasabah atas ptujuk dari  bank. yang menjadi pertyaan saya :
1. disini apakah bank hanya sebagai perantara (tdk terjadi transaksi jual beli)dan apakah dibenarkan secara syariah?

2. bagimana kita mengetahui apakah transaksi murabahah yang terjadi selama ini, misalnya di bank .. sudah mencerminkan atau sudah masuk dalam kriteria hukum islam atau tidak ? 
trima kasih 
wassalamualikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum Ustadz<br />
sy blm memahami transaksi murabahah yg terjadi selama ini, murabahah merupakan transaksi jual beli, sebagaimana sy membaca dibuku alur transaksix pada sebuah bank, nasabah ingin memiliki suatu barang yg diliriknya dari pihak ke tiga(pengusaha), lalu nasabah memesannya melalui bank dan   pihak ketiga akan mengantarkannya ke nasabah atas ptujuk dari  bank. yang menjadi pertyaan saya :<br />
1. disini apakah bank hanya sebagai perantara (tdk terjadi transaksi jual beli)dan apakah dibenarkan secara syariah?</p>
<p>2. bagimana kita mengetahui apakah transaksi murabahah yang terjadi selama ini, misalnya di bank .. sudah mencerminkan atau sudah masuk dalam kriteria hukum islam atau tidak ?<br />
trima kasih<br />
wassalamualikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: luki</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/comment-page-1#comment-180</link>
		<dc:creator>luki</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2011 14:06:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=86#comment-180</guid>
		<description>thnks,,,aku butuh bagt refrensi tentang murabahah ini,,,one again thnkssss</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>thnks,,,aku butuh bagt refrensi tentang murabahah ini,,,one again thnkssss</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu fauzan</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/comment-page-1#comment-119</link>
		<dc:creator>abu fauzan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 04:18:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=86#comment-119</guid>
		<description>Assalamualaikum. pak ustadz 
ana mau bertanya tentang bisnis yang menjamur di internet dan mendapat uang dari internet misal: PCC dll, menurut pandangan syariat yang shahih apa hukumnya?
Jika ada artikel yang membahas bisnis online bisa ana di kirimkan. jazakallahu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum. pak ustadz<br />
ana mau bertanya tentang bisnis yang menjamur di internet dan mendapat uang dari internet misal: PCC dll, menurut pandangan syariat yang shahih apa hukumnya?<br />
Jika ada artikel yang membahas bisnis online bisa ana di kirimkan. jazakallahu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muslim</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/comment-page-1#comment-56</link>
		<dc:creator>Muslim</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 10:26:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=86#comment-56</guid>
		<description>Saya pernah tau ada akad murobahah seperti ini : Nasabah diberi kuasa untuk membeli barang yang yang diinginkannya(dg kata lain dlm akad murabahah ini nasabah memperoleh uang nya).Pertanyaan saya apakah transaksi seperti itu apakah sesuai syariah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pernah tau ada akad murobahah seperti ini : Nasabah diberi kuasa untuk membeli barang yang yang diinginkannya(dg kata lain dlm akad murabahah ini nasabah memperoleh uang nya).Pertanyaan saya apakah transaksi seperti itu apakah sesuai syariah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mahir</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/comment-page-1#comment-44</link>
		<dc:creator>mahir</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 21:08:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=86#comment-44</guid>
		<description>Salam sheikh..mohon utk amik artikel ini utk tatapan blog sy.. jazakallah khairan kathira</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam sheikh..mohon utk amik artikel ini utk tatapan blog sy.. jazakallah khairan kathira</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irvany</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/comment-page-1#comment-43</link>
		<dc:creator>irvany</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 02:53:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=86#comment-43</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Ustadz
Bagaimana hukum minjam uang di bank apasaja namanya, namun sebelum jatuh tempo ansuran bulan pertama sudah bisa melunasi tanpa terkena bunga bank konvensional tersebut? karena saya belum mendapati adanya solusi bank yang benar - benar syari&#039;at,kalo benar - benar sudah ada tidak ada yang bisa diragukan lagi pastilah saya rujuk.
Yang kedua: Siapa yang bisa dijadikan rujukan seorang pemodal dari Ustadz Salafi di Indenesia ini yang telah mumpuni ekonominya ? Jazakallahu Khairan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Ustadz<br />
Bagaimana hukum minjam uang di bank apasaja namanya, namun sebelum jatuh tempo ansuran bulan pertama sudah bisa melunasi tanpa terkena bunga bank konvensional tersebut? karena saya belum mendapati adanya solusi bank yang benar &#8211; benar syari&#8217;at,kalo benar &#8211; benar sudah ada tidak ada yang bisa diragukan lagi pastilah saya rujuk.<br />
Yang kedua: Siapa yang bisa dijadikan rujukan seorang pemodal dari Ustadz Salafi di Indenesia ini yang telah mumpuni ekonominya ? Jazakallahu Khairan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ukhty</title>
		<link>http://ekonomisyariat.com/fikih-ekonomi-syariat/mengenal-jual-beli-murabahah.html/comment-page-1#comment-13</link>
		<dc:creator>ukhty</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 15:51:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ekonomisyariat.com/?p=86#comment-13</guid>
		<description>assalamu&#039;alaykum ustadz
saya ingin bertanya, bagaimana hukum menjadi reseller??
yg praktiknya, kita mendapat diskon dr toko krn mjd reseller. Lalu kita bs jual ke org lain dgn harga biasa. 
Namun brg tsb tidak ada stocknya di kita.
Jadi bermodalkan katalog, kita mencari pembeli. Lalu setelah ada order, kita menalangi pembelian tsb, lalu stlh brg sampai di kita, baru kita jual ke pembeli dgn harga biasa.


Sebelumnya , terimakasih atas jawabannya ustadz
Barakallahu fikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaykum ustadz<br />
saya ingin bertanya, bagaimana hukum menjadi reseller??<br />
yg praktiknya, kita mendapat diskon dr toko krn mjd reseller. Lalu kita bs jual ke org lain dgn harga biasa.<br />
Namun brg tsb tidak ada stocknya di kita.<br />
Jadi bermodalkan katalog, kita mencari pembeli. Lalu setelah ada order, kita menalangi pembelian tsb, lalu stlh brg sampai di kita, baru kita jual ke pembeli dgn harga biasa.</p>
<p>Sebelumnya , terimakasih atas jawabannya ustadz<br />
Barakallahu fikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

